Senin, 22 November 2021

Kendali Korosi Ditangan Anda

Korosi adalah proses teroksidasinya logam yang secara alamiah terjadi akibat proses reaksi kimia antara logam dengan lingkungannya yang ditandai dengan timbulnya karat. Jadi pada dasarnya, peristiwa terjadinya korosi tidak dapat dicegah ataupun dihilangkan karena prosesnya berlangsung secara alamiah. Akan tetapi seiring kemajuan teknologi, laju korosi pada outboard motors atau motor tempel dapat dikontrol atau dikendalikan se-efektif mungkin.
Pada prinsipnya, hanya ada 2 (dua) faktor yang mempengaruhi suatu logam terkorosi, yakni lingkungan dan material atau bahan logam itu sendiri. Hal ini semakin mempertegas bahwa suatu outboard motors atau motor tempel tidak akan pernah lepas dari masalah karat (korosi). Bahkan ancamannya akan semakin serius ketika outboard motors digunakan di lingkungan air laut. Hal ini dikarenakan air laut merupakan media yang paling korosif karena sifatnya sebagai zat pelarut yang mampu melarutkan zat zat lain dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan zat cair lainnya.

Jauh sebelum produk outboard motors sampai ke tangan konsumen, berbagai metode pengendalian korosi terus dikembangkan oleh para produsen dan industri outboard motors dunia. Diantaranya, dengan cara memadukan material kontruksi mesinnya dengan bahan logam yang tahan terhadap korosi (chrome, stainless steel, nikel, atau aluminium alloy) melalui teknologi metalurgi, atau upaya pencegahan korosi melalui teknologi pelapisan (Coating). Namun kedua metode ini belum cukup sempurna dalam mengendalikan korosi.


Perlindungan Katodik [Chatodic Protection]

Kemajuan teknologi berikutnya adalah kombinasi metode sebelumnya, [teknologi metalurgi & pelapisan] dengan metode alternatif lain yang dikenal dengan sebutan “Perlindungan Katodik” [chatodic protection] Perlindungan katodik dapat didefinisikan sebagai teknologi pengendalian korosi suatu logam menggunakan prinsip elektrokimia dalam melindungi seluruh struktur logam dari korosi. Pada setiap prosesnya, metode ini membutuhkan penambahan “Anoda” berupa logam dengan paduan komposisi Zinc (timah), aluminium, atau magnesium yang memiliki potensial elektro-negatif yang lebih tinggi (besar) daripada struktur logam yang akan dilindungi. Perbedaan potensial ini dimaksudkan agar Anoda bersifat reaktif terhadap korosi [mudah terkorosi], sehingga ketika Anoda dipasang/dilekatkan pada kontruksi outboard motors (bagian yang dilindungi) dan mengalami kontak dengan media korosi, maka Anoda akan cendrung bereaksi dan terkorosi lebih dahulu. Pada prinsipnya metode ini mengorbankan Anoda, karenanya metode ini biasa disebut dengan Anoda Korban/tumbal [Sacrificial Anoda].

Arus Paksa [Impressed Current]

Metode alternatif lain disebut Arus Paksa [Impressed Current], dan dianggap paling efektif dalam mengendalikan korosi dengan menjadikan seluruh struktur logam pada kontruksi outboard motors terlindungi atau kebal terhadap korosi. Menggunakan arus listrik DC [searah] yang bersumber dari battery dan dihubungkan dengan kawat timah ke Anoda yang melekat pada kontruksi outboard motors yang akan dilindungi.

Berbeda dengan prinsip sebelumnya, pada metode ini dibutuhkan arus listrik DC [searah] dimana arus listrik tersebut berfungsi untuk mengarahkan electron dari Anoda menuju ke seluruh kontruksi outboard motors (area yang dilindungi) ketika proses oksidasi [korosi] berlansung. Sehingga secara keseluruhan kontruksi outboard motors dapat terlindungi dan tidak mudah terkorosi akibat kehilangan elektronnya.

Kombinasi kedua metode perlindungan katodik diatas secara luas sudah diterapkan pada outboard motors. Namun walaupun demikian, kendali laju korosi tetap berada ditangan user atau pemiliknya. Hal ini dasari karena dalam fungsinya melindungi, Anoda akan tergerus habis ditempat dimana anoda tersebut dipasang sehingga dalam periode waktu tertentu kondisinya akan memerlukan penggantian. Dengan begitu, dibutuhkan perhatian lebih dari para user atau pemilik outboard motors untuk selalu memastikan kondisi anoda yang terpasang dapat bekerja maksimal dalam melindungi outboard motors dari masalah korosi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar